KONSEP DASAR BK INDUSTRI

1.    Pengetian BK industri
BK industri adalah suatu studi ilmiah tentang perilaku, kognitif, emosi dan motivasi serta proses mental manusia yang ada dalam organisasi atau industri yang berorientasi pada sistem kegiatan yang terkoordinasi dari suatu kelompok orang yang untuk mencapai tujuan yang sama di bawah kepemimpinan tertentu. Serta membaantu suatu masalah dengan seorang karyawan yang mempunyai masalah emosional dengan maksud untuk membantu karyawan tersebut agar dapat mengatasi masalahnya secara lebih baik.
2.    Tujuan BK industri
Untuk mencapai para pekerja untuk dapat memfokuskan pada dirinya sendiri agar dapat mengembangkan potensi dan kompetensinya secara optimal di tempat kerja serta dapat mengentaskan permasalahan yang sedang terjadi dalam ruang lingkup industri serta Konseling bertujuan untuk memperbaiki kesehatan mental karyawan. Kesehatan mental yang baik berarti bahwa orang-orang merasa nyaman akan mereka sendiri, baik terhadap orang
3.    Prinsip-prinsip BK industri
Prinsip bk industri yang bersifat eksperimen maupun terapan di ruang lingkup industri. Contohnya melakukan training untuk karyawan yang akan baru memulai pekerjaan yang di anggap tidak ringan.
4.    Bentuk-bentuk layanan BK industri
Dalam pelaksanaan konseling di industry tipe – tipe yang dipakai dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh karyawan terdapat beberapa tipe yaitu:
1.    Directive Counseling
Directive Counseling adalah proses mendengarkan masalah emosional individu membuat keputusan bersama tentang apa yang harus dia lakukan, dan memberitahu serta memotivasinya untuk melakukan hal tersebut. Directive Counseling sebagian besar menggunakan fungsi konseling advice (nasihat) juga reassurance, communication, memberikan emotional release dan sedikit clarified thinking
2.    Non-directive Counseling
Non-directive counseling atau client-centered counseling adalah proses mendengarkan karyawan sepenuhnya dan mendorongnya untuk menjelaskan masalah emosionalnya, memahami masalah tersebut dan menentukan tindakan-tindakan yang akan diberikan. Tipe konseling ini memfokuskan perhatian pada karyawan, konselor tidak bertindak sebagai penilai atau penasihat makanya disebut client-centered.
3.     Cooperative counseling
tidak seluruhnya client-centered counseling atau counselor-centered, tetapi merupakan kerjasama saling menguntungkan antara konselor dan karyawan untuk menerapkan perbedaan pandangan pengetahuan dan nilai terhadap masalah. Hal ini ditetapkan sebagai diskusi yang saling menguntungkan tentang masalah emosional karyawan dan usaha kerja sama untuk membangun kondisi yang akan memulihkan karyawan.   
5.    Sifat-sifat BK industri
a.         Pencegahan
Ialah upaya konselor untuk senantiasa mengantisipasi berbagai masalah yang terjadi dan berupaya untuk mencegahnya agar tidak terjadi  pada setiap karyawan.
b.        Perbaikan
Ialah upaya yang dilakukan untuk membantu karyawan sehingga dapat memperbaiki  kekeliruan dalam berfikir, berperasaan, dan bertindak
c.         Pemeliharaan
Ialah upaya untuk membantu karyawan agar dapat menjaga diri dan mempertahankan situasi kondusif  yang telah tercapat  dalam dirinya agar terhindar dari situasi yang dapat menurunkan produktivitasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ASAS-ASAS BIMBINGAN DAN KONSELING